26.12.17

Ngaji Rina Leka Leja Ka'o

VOXRATEWATI.Com. By Wara Cypriano


Happy Birtday 34th 26/12/2017

3+4= 2017
26/12/2017
Selamat Pesta St.Stefanus Martir 1 tapi namaku Siprianus seharusnya dirayakan 16 September..

Ngaji Rina Leka Leja Ka'o..

Aku more kau Ngga'e..naja Kau eo bhisa dedu Kau eo ria sa gili ola..Aku rina, pati aku umu bewa, nuwa kea nuwa kena.
Tipo ji'e pama pawe, Ola kema mbana, ola meko eo sala Kau pati ampo, ola pati, we nge bhondo beka kapa, peni nge wesi nuwa, kau pati aku ngai sia rade mbara, ngai sia ngere leja Siga, rade mbara ngere wula ja..Aku tabe, aku ngaji ola tonda no'o ate bea..

Leja ina Kau pati do aku ola muri leka Ine no'o ema, ine eo tau dhadhi, ema tau mesa...Aku bala talo ola bogo, ro, ndate, fe'a ola muri eo ebe tau paga no'o susa, kura duna..menga ebe mete, menga ebe sera leka lima kau Ngga'e..Kau mera gheta lulu wula..kau tama ghale wena tana eo pera leka kami no'o agama nasrani.

Oh Ngga'e..Kau sera do ana Kau eo mara, ana eo bhisa tau wale dosa kami leka dunia.Aku iwa gare bewa, aku iwa mbabho gajo..Aku peme, aku lele ola pera pati ndu leka ata du'a nebu mulu.Ola na'u nena, ola wenggo jejo, we pati aku mbe'o leka ine ema, keluarga, negara no'o gereja..

Ema Ngga'e, no,o ana ata kaki, no'o ngai santo, leja ina du limba leta...Aku more, tabe, pati aku leja eo ji'e..kobe eo sare..we lo ku ma'e ro, tebo ku ma'e baja...Aku rina pati aku muri bheni kiti mbale..Nggengge aku no'o fai, ana, eja eo ji'e ka'e eo pawe...aku sakola, aku kema tau dedu naja kau eo ria penga bewa sa gili ola..

Oh ine Maria..Ine eo mara nggaja, Ine eo sare pawe, lo Kau bheni tebo Kau masa eo bebas dosa asal..Kau tau tu tonda ola ngaji rina kami leka nia ana Kau eo mara Yesus Kristus.Kai eo ka'o leka kopo sapi, leka gana eo raki tau pera pati leka kami eo benu dosa no'o sala..Kami rina ngodho tau pati kami berka we kami ngala tonda no'o ola umu kami,tau welu leka fai no'o ana..

Oh Ngga'e..menga leja la'e mese..Aku rina ampo dosa, ola sala aku leka one ate aku, leka one keluarga terutama leka ema Ka'oku, ema aku eo mara, ema tau mesa, emaku Fransiskus Kota, Aku rina ampo salah dosa kai, we'e kai tama leka one sorga.Aku rina ampo ngeni eo tau salah leka imu sama, soli leka kau Ngga'e..Kema ku salah leka eo meko, Gare ku seso leka eo leko, ola piki ku eo raki..Aku sera walo leka Kau Ngga'e..we aku mbana leka jala eo masa, we leta leka wolo eo molo. Pati aku  gare bheni, nia ma'e tu'a, wangu ma'e wake..gare keku ate deso...Tau bheni leka keluarga no'o masyarakat leja ina du limba leta..Ngai naja ana Kau Yesus eo bhisa...Amen


Selamat Hari Raya Natal 2017 & Bahagia Tahun 2018 Bagi Sahabatku yang telah Membaca Doa ini..Damai Kristus Menerangi Kita Sekalian.



22.12.17

Sekilas tentang Berita Bohong atau HOAX

VOXRATEWATI.Com.
#Repost from Katolik




HOAX

Hoax (baca: hoks) adalah informasi palsu, berita bohong atau kabar dusta. Dalam bahasa Inggris, to hoax berarti memperdaya atau berbohong. Itulah sebabnya, banyak peringatan di medsos, untuk berhati-hati dengan yang namanya hoax. 

Tujuan perbuatan dan penyebaran hoax itu beragam, mulai dari sekadar iseng (just for fun) hingga tujuan politis yang amat serius. Hoax muncul berdasarkan isu dan fakta. Fakta diubah menjadi cerita bohong dengan dipelintir, sepertinya benar, padahal bohong.

Kata hoax berasal dari “hocus pocus” yang aslinya adalah bahasa Latin, “hoc est corpus” – ini adalah tubuh. Frasa ini bisa jadi merupakan penghinaan atas kata-kata para imam Katolik,  ketika melakukan transubstantion. Dengan menggunakan kata Latin yang samar-samar, seorang pesulap menggunakan bahasa malaikat, sehingga seolah-olah yang diucapkan itu benar. 

Pendapat lain mengatakan bahwa hoax ini  berasal dari nama samaran seorang pesulap saat itu yang bernama “The King majesties most excellent Hocus Pocus” karena setiap tricky (tipuan) yang dilakukannya selalu menyelipkan kalimat, “hocus pocus, tontus talontus vade celeriter jubeo”. Kemudian pesulap berikutnya menggunakan kalimat, “Hax pax max Deus adimax”. 

Di pihak lain dikatakan bahwa hocus-pocus, merupakan kata-kata yang tidak memunyai makna, karena ini merupakan mantra-mantra pesulap (conjuror’s incantation). Ini seperti yang dikatakan oleh para pesulap yang berkata, “Bim salabim, abakadabra dan akhirnya hocus pocus.”

Kamis, 21 Desember 2017
Pastor Markus Marlon MSC

20.12.17

Dosen Undana 2 Bajawa Mengikuti Program PEKERTI


Peserta PEKERTI berpose bersama para Instruktur (Posisi duduk dari kiri Dr.Firmina Angela Nai,M.Si, Dr.Gunadi Jahjono, M.Pd & Dr.Tety Setiaswaty, M.Pd

VOXRATEWATI.Com. By Wara Cypriano

Sistem pendidikan di Indonesia dari waktu ke waktu terus mengalami perbaikan dan peningkatan baik dari sisi regulasi maupun teknis sejalan dengan perkembangan IPTEKS yg senantiasa mengalami perubahan yang berorientasi pada kemajuan secara global. Hal ini sejalan dengan peraturan pemerintah No 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Imdonesia (KKNI) atau (Indonesian Qualification Framework) ini mengacu pada kerangka penjenjangan kualifikasi kerja yang menyandingkan, meynyetarakan, mengintegrasikan sektor pendidikan dan pelatihan serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan jabatan kerja di berbagai sektor yang berlaku dan pemenuhan tuntutan secara global misalnya lesiapan menghadapi Asian Economic Community (AEC)/ Masyarakat Ekonomi Asia (MEA).

Dalam penjabarannya, KKNI mendeskripsikan rumusan umum yang di dalamnya menekankan pada capaian pembelajaran (Learning Outcomes). Rumusan rinci (LO) dijabarkan pada program studi yang selanjutnya pada mata kuliah sebagai kompetensi utama. Kerangka KKNI ini memiliki 9 tingkatan yang merangkum semua jenjang pendidikan di Indonesia baik umum maupun vokasi. Jenjang 1,2: pendidikan dasar, 3:Pend, D1, 4: Pend D2, 5, Pend D3, 6: Pend S1, 7: Pend Profesi, 8: S2, dan jenjang 9: Pendidikan Dr atau S3.

Ketua Pengelolah PSDKU Undana Bajawa Ibu Dr.Firmina Angela Nay, M.Pd sedang memberikan arahan.

Maka PP No 8 tahun 2012 memiliki sinergisitas yakni Permenristekdikti No 44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNPT). Dari acuan tersebut maka perlu disusun dalam seperangkat rencana tentang Capaian Pembelajaran lulusan, bahan kajian, proses, dan penilaian. Maka dari itu, kurikulum pendidikan dasar dan menengah menerapkan (Scientific Approach) sedangkan Pendidikan Tinggi berbasis KKNI. 

Dari penjabaran di atas maka institusi pendidikan perlu melakukan peningkatan kualifikasi yang meliputi sejumlah standar. Hal ini menekankan pada proses belajar dan pembelajaran yang senantiasa berpusat pada siswa (Student-Centered Learning) bukan lagi menekankan pada guru (Teacher-Centered Learning). Maka diasumsikan bahwa generasi yang menjadi sasarannya mampu menjawabi pencapaian menuju Generasi Emas (Golden Generation) pada tahun 2045 bertepatan dengan 1 abad Indonesia Merdeka. Dari orientasi inilah maka sistem pelaksanaan pembelajaran menekankan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau (Higher Order Thinking Skill/HOTS) yang dalam domain kognitif (Bloom Taxonomy 1956) C4,C5 dan C6 yang telah direvisi oleh Krathwol & Anderson 2001 yakni Remembering, Understanding, Applying, Analysis, Evaluating and Creating.


Dengan demikian, tuntutan IPTEKS yang cukup kompleks inilah maka, lembaga imstitusi perlu mempersiapkan tenaga pendidik dan kependidikan yang mampu mempersiapkan dan menjawabi tuntutan tersebut. Hal ini sejalan dengan dilaksanakannya program Pelatihan Keterampilan Dasar Instruksional (PEKERTI) bagi para Dosen di lembaga Pendidikan Di Luar Domisili (PDD Undana 2 Bajawa/ Program Studi Di Luar Kampus Utama/PSDKU) Undana Bajawa, dimana PEKERTI merupakan syarat mutlak bagi para Dosen pemula sebagai SIM dalam melaksanakan program pengajaran di Perguruan Tinggi dengan kualifikasi pendidikan minimal S2. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Universitas Nusa Cendana Kupang sebagai Kampus Utama penyelenggara PSDKU dalam memenuhi tenaga pengajar atau dosen sesuai dengan regulasi dan syarat utama agar bisa melakukan pengajaran.


Kegiatan PEKERTI ini tidak hanya dibekali dengan keterampilan mengajar akan tetapi pemberian sejumlah topik materi pengantar yang meliputi: Kebijakan Mutu Pendidikan yang sejalan dengan visi misi (Nawa Cita) yang digagas Presiden Joko Widodo menyangkut peningkatan mutu hidup manusia Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan serta melakukan revolusi mental atau menekankan pada pendidikan karakter (Character Building). Maka sejatinya para dosen harus mampu mempersiapkan diri dan mahasiswanya secara baik dengan mempertimbangkan segala tuntutan agar memiliki daya saing  sehingga mudah terserap pasar kerja demi tercapainya tujuan dan mutu pendidikan tinggi yang menjadi cita-cita besama. Maka adapun rangkaian kegiatan Program PEKERTI bagi para dosen yang dilaksanakan selama 8 hari  kegiatan 13-20 Desember 2017:
1.Kegiatan Pembukaan yang di awali dengan sambutan dari Ketua Pengelolah PSDKU Undana Bajawa Dr.Firmina Angela Nai, M.Si

2. Perguruan Tinggi, Pembangunan Karakter dan kemajuan Bangsa oleh Rektor Undana Kupang yang diwakili oleh Dosen senior Drs. Theodorus Da Chuna, M.Si.

3. Kebijakan Mutu Pendidikan Tinggi oleh Dr.Boy Manongga, M.Si

4.Pengajaran Tim (Team Teaching), Desai Pembelajaran (Isstructional Design), Teori Belajar dan Motivasi oleh Dr.Tety Setyawaty, M.Pd.

5. Kurikumum Pendidikan Tinggi Berbasis Pendidikan Tinggi, Pembelajaran Orang Dewasa (Andragogy), Dasar-Dasar Komunikasi, Keterampilan Dasar Mengajar, oleh Dr.Clemens Kolo, M.AT.

6. Pembelajaran aktif (Active Learning In Higher Education atau ALIHE) oleh Dr.Gunadi Jahjono, M.Si

6.Penilaian Soft Skill dan Penyusunan, perumusan, Capaian Pembelajaran, RPS serta SAP oleh Dr.Firmina Angela Nai, M.Si.

Kegiatan ini melibatkan 5 instruktur berperngalaman dengan jumlah peserta 50 Dosen pemula dimana 42 Dosen yang dibiayai Pemda Ngada dan 8 dari pelamar umum yang memiliki latar belakang dari berbagai disiplin Ilmu yakni FKIP: Pend Bahasa Inggris, Pend Bahasa & sastra Indoneasia, Pend Geografi, PG Paud, PG SD, Pend Matematika, FH, FKM, FISIP: Sosiologi, Administrasi Negara. Fakultas Science & Teknik: Biologi, teknik sipil.

Rangkaian kegiatan PEKERTI diakhiri dengan menyusun Rancangan Pembelajaran Semester (RPS), menyusun pemetaan kompetensi, Satuan Acara Perkuliahan (SAP), menguji praktek keterampilan mengajar (Peer Teaching) s yang merupakan muara akhor yang lebih mengerucut pada kegiatan pembelajaran sebagai persyaratan utama untuk perolehan sertifikat PEKERTI yang akan dilanjutkan dengan pogram Applied Approach (AA). Tahapan ini menitikberatkan pada 8 keterampilan dasar mengajar meliputi 1) keterampilan membuka dan menutup pelajaran, 2) keterampilan menjelaskan, 3)ket bertanya dan bertanya lanjut, 4) ket memberikan penguatan, 5) ket memberikan variasi, 6) ket mengelolah kelas, 7) Membimbing diskusi kelompok kecil, dan 8) ket mengajar kelompok kecil dan perorangan.

Daftar nama peserta PEKERTI:
1. Drs.Adrianus Fua Raja,M.Pd
2. RD Yohanes Don Bosco Jata, Pr.
3. Pdt. Merkury D. sine, S.Th
4. Fajri Natsir, S.Ag
5. Prisko Y. D. SH.MH
6. Fransiska Moi, ST.MT
7. Yohanes Don Bosco Sawi, S.Ip.M.Si
8. Marianus Watungadha, SH.MH
9. Agustinus Bhodo, SH.MH
10. Adrianus Dae, S.Pd.M.Or
11. Rudolfus R.Bay, S.Pd.M.Pd
12.Maria E.Modhe Padha, S.Pd.M.Pd
13. Anasthasia Ugha, S.Pd.M.Pd.
14. Romana Dhiki, S.Pd.M.Pd
15. Maria Katharina Longa, S.Pd.M.Pd
16. Arnoldus F. Bay, S.Pd.M.Pd.
17. Genoveva Moghu, SH.MH
18. Paskalina A.Reba Watu, S.Sos.M.Ap
19. Mariana Sada, S.Si.M.Si
20. Angela M.Moi, S.Pd.M.Pd
21. Stefania Octoviana Meo, ST.M.Pd
22. Ignatius Tangi Bupu, S.KM.M.Kes.
23. Yoakim Rembu, S.Sos.M.AP
24. Konfridus R. Buku, S.Fil.M.Sosio
25. Damianus Loni, S.Pd.M.Pd.
26. Yohanes Mariano Banggo, S.Pd.M.Pd
27. Maria Tantiana Sawi Do, S.KM, M.Kes
28. Yasinta Oktaviana L. Rema, S.Kom.MT
29. Damianus Y.L.Loda, S.Fil.M.Si
30. Yosef Lambert Anna, SH.MH
31. Robertus Gara, S.Sos.M.Si
32. Maria A.O Gemeneto, S.Pd.M.Pd
33. Petrus A. Kopa, S.Sos.M.Si
34. Maria R. Wasida, S.Pd.M.Pd
35. Noni Stephana Ariany Lodo, S.Pd.M.Pd
36. Ignatius Antonius M. S. W. S.Si, M.Si
37. Beatrix Anu, S.Pd.M.Pd
38. Emanuel Suka, S.Sos.M.Si
39. Ludgardis Sebo, S.Pd.M.Pd
40. Rince Jala Wabang, S.Pd.M.Pd
41. Yohanes Don Bosco Meo, SH.MH
42. Monika Moi Meo, S.Pd.M.Pd
43. Maria Veronika Sekhe Jawa, S.Pd.M.Pd
44. Siprianus Wara, S.Pd.M.Pd
45. Fransiskus X. Kabe, S.Pd.M.Pd.
46. Maria Anita Titu, SE, M.Pd
47. Maria D. Meo Maghi, S.Pd.M.A
48. Maria. Emanuela Ine, S.Pd.M.Pd
49. Paulinus wale Meo, S.Pd.M.Pd
50. Theodorus Mawo, S.Pd.M.Pd





(Catatan Peserta Pelatihan PEKERTI Dosen Undana 2 Bajawa 13 - 20 Desember 2017)


24.10.17

UGM Berikan Philosophy Award kepada Prof.Dr.Franz Magnis-Suseno


UGM Berikan Philosophy Award kepada Romo Magnis

Oktober 23, 2017
UGM Berikan Philosophy Award kepada Romo Magnis

Romo Franz Magnis Suseno, SJ (ucanews.com)

Fakultas Filsafat UGM memberikan penghargaan Philosophy Award kepada Prof. Dr. Franz Magnis-Suseno SJ sebagai Filsuf Terkemuka Indonesia 2017.

“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan atas dedikasi, kontribusi, dan pengaruh positif Romo Magnis terhadap pengenalan dan perkembangan studi filsafat,” ujar Dekan Fakultas Filsafat, Dr. Arqom Kuswanjono.

    Arqom menjelaskan, Franz Magnis menerima penghargaan ini setelah  melalui proses verifikasi empiris atas karya-karyanya dalam bidang kefilsafatan Indonesia dan pengaruhnya dalam perkembangan keilmuan filsafat di Indonesia. Melalui penghargaan ini, ia mengajak dunia akademik Indonesia dan dunia untuk memberi pengakuan pada individu-individu yang layak menyandang predikat sebagai seorang filsuf.

“Selama ini yang disebut filsuf hanya orang-orang dari luar. Padahal, di Indonesia juga ada pemikir-pemikir yang memiliki satu kekhasan dan layak disebut sebagai seorang filsuf,” imbuh Arqom.

Philosophy Award diberikan untuk pertama kalinya pada tahun ini dalam rangka peringatan Lustrum X dan Dies Natalis ke-50 Fakultas Filsafat UGM. Dalam upacara pemberian penghargaan pada Sabtu (21/10), Franz Magnis diwakili oleh Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta, Romo Simon.

Mewakili Franz Magnis yang berhalangan hadir karena sedang dirawat di Rumah Sakit, ia menyatakan apresiasi atas pemberian penghargaan ini yang menunjukkan perhatian UGM bukan hanya kepada Franz Magnis tetapi juga bagi perkembangan ilmu filsafat di Indonesia.

“Respek pada UGM yang sejak 50 tahun lalu telah menjadi pelopor dalam mengembangkan filsafat Indonesia. Ini adalah sebuah penghormatan terhadap filsafat sebagai ilmu yang berusaha mencari kebenaran dan yang tidak mengenal etnis dan agama yang membuat kita terpisah,” ujar Simon.

Dalam kesempatan ini ia membacakan orasi ilmiah Franz Magnis berjudul “Filsafat sebagai Ilmu yang Mempertanyakan” yang menjelaskan bagaimana filsafat merupakan unsur kunci dalam menyegarkan ketajaman dan kesegaran intelektual suatu bangsa.

“Filsafat bukan segala-galanya, tetapi tanpa filsafat alam intelektual akan menjadi tawar, dogmatis, dan mandul,” tulis Magnis dalam orasinya.

    Mengenai arah perkembangan studi filsafat di Indonesia, Magnis memberi catatan tentang pentingnya menyediakan dukungan intelektual dalam setiap perjuangan seperti pokok-pokok etika politik yang melandasi pembangunan bangsa Indonesia, kedudukan agama dalam negara serta kebebasan beragama, juga tentang keadilan sosial dan implikasinya atas realisasi solidaritas bangsa dengan warga-warganya yang paling lemah.

Senada dengan pesan ini, Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., menyatakan bahwa ke depan UGM akan terus mengembangkan kajian mengenai filsafat Indonesia agar mendapat tempat yang semestinya di dalam ranah akademik dan dalam kehidupan berbangsa.

“UGM ingin terus mengembangkan filsafat agar di Indonesia lahir filsuf-filsuf yang hebat secara keilmuan dan bisa menggaet bangsa ke arah yang lebih futuristik dan optimis,” ucap Panut.

Sumber: UGM Menganugerahkan Philosophy Award kepada Franz Magnis-Suseno

13.10.17

100 Tahun Penampakan Bunda Maria di Fatima: 13 Oktober 1917 - 13 Oktober 2017

VOXRATEWATI.Com.
SANTA PERAWAN MARIA DARI FATIMA

“Setiap orang, mulai dari dirinya sendiri, harus berdoa rosario dengan lebih khidmat ..... dan benar-benar mempraktekkan yang kuanjurkan yaitu devosi Sabtu Pertama setiap bulan.”

— Pesan Bunda Maria Fatima kepada Lucia 1 Mei 1987

Fatima adalah sebuah kota kecil sebelah utara kota Lisbon di Portugal. Pada tahun 1917 Bunda Maria menampakkan diri di Fatima kepada tiga orang anak gembala. Mereka adalah Lucia dos Santos berumur 10 tahun, sepupunya bernama Fransisco Marto berumur 9 tahun dan Jacinta Marto berumur 7 tahun.

Penampakan Maria didahului tiga penampakan Malaikat setahun sebelumnya yang mempersiapkan anak-anak ini untuk penampakan Bunda Maria. Malaikat mengajarkan kepada anak-anak, dua doa penyilihan yang harus didoakan dengan hormat yang besar. Pada penampakan terakhir di musim gugur 1916, Malaikat memegang sebuah piala. Ke dalam piala ini meneteslah darah dari sebuah Hosti yang tergantung di atasnya. Malaikat memberi ketiga anak itu Hosti sebagai Komuni Pertama mereka dari piala itu. Anak-anak tidak menceritakan penampakan ini kepada orang lain. Mereka melewatkan waktu yang lama dalam doa dan keheningan.

13 Mei 1917 Pesta Bunda Maria dari Sakramen Mahakudus. Ketiga anak itu sedang menggembalakan ternaknya di Cova da Iria, sebuah padang alam yang amat luas, kira-kira satu mil dari desa mereka. Tiba-tiba mereka melihat sebuah kilatan cahaya dan setelah kilatan yang kedua, muncul seorang perempuan yang amat cantik. Pakaiannya putih berkilauan. Perempuan yang bersinar bagaikan matahari itu berdiri di atas sebuah pohon oak kecil dan menyapa anak-anak:

"Janganlah takut, aku tidak akan menyusahkan kalian. Aku datang dari surga. Allah mengutus aku kepada kalian. Bersediakah kalian membawa setiap korban dan derita yang akan dikirim Allah kepada kalian sebagai silih atas banyak dosa -sebab besarlah penghinaan terhadap yang Mahakuasa- bagi pertobatan orang berdosa dan bagi pemulihan atas hujatan serta segala penghinaan lain yang dilontarkan kepada Hati Maria yang Tak Bernoda?"

"Ya, kami mau," jawab Lucia mewakili ketiganya. Dalam setiap penampakan, hanya Lucia saja yang berbicara kepada Bunda Maria. Jacinta dapat melihat dan mendengarnya, tetapi Fransisco hanya dapat melihatnya saja.

Perempuan itu juga meminta anak-anak untuk datang ke Cova setiap tanggal 13 selama 6 bulan berturut-turut dan berdoa rosario setiap hari.

13 Juni 1917 ketiga anak itu pergi ke Cova. Pada kesempatan itu Bunda Maria mengatakan bahwa ia akan segera membawa Jacinta dan Fransisco ke surga. Sedangkan Lucia diminta tetap tinggal untuk memulai devosi kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda. Ketika mengucapkan kata-kata ini, muncullah dari kedua tangan Maria sebuah cahaya. Di telapak tangan kanannya nampak sebuah hati yang dilingkari duri, Hati Maria Yang Tak Bernoda yang terhina oleh dosa manusia.

"Yesus ingin agar dunia memberikan penghormatan kepada Hatiku yang Tak Bernoda. Siapa yang mempraktekkannya, kujanjikan keselamatan. Jiwa-jiwa ini lebih disukai Tuhan, dan sebagai bunga-bunga akan kubawa ke hadapan takhta-Nya."

"Janganlah padam keberanianmu. Aku tidak akan membiarkan kalian. Hatiku yang Tak Bernoda ini akan menjadi perlindungan dalam perjalananmu menuju Tuhan."

13 Juli 1917 "Berkurbanlah untuk orang berdosa. Tetapi teristimewa bila kalian membawa suatu persembahan, ucapkanlah seringkali doa ini: Ya Yesus, aku mempersembahkannya karena cintaku kepada-Mu dan bagi pertobatan orang-orang berdosa serta bagi pemulihan atas segala penghinaan yang diderita Hati Maria yang Tak Bernoda."

Kemudian Bunda Maria memperlihatkan neraka yang sangat mengerikan. Begitu ngeri sampai anak-anak itu gemetar ketakutan.

"Bila kelak, pada suatu malam kalian melihat suatu terang yang tak dikenal, ketahuilah bahwa itu adalah 'Tanda' dari Tuhan untuk menghukum dunia, karena banyaklah kejahatan yang telah kalian lakukan. Akan terjadi peperangan, kelaparan dan penganiayaan terhadap Gereja dan Bapa Suci."

"Untuk menghindari hal itu, aku mohon, persembahkanlah negara Rusia kepada Hatiku yang Tak Bernoda serta komuni pemulihan pada Sabtu pertama setiap bulan."

"Bila kalian berdoa Rosario, ucapkanlah pada akhir setiap peristiwa: Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka dan hantarlah jiwa-jiwa ke surga, teristimewa jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin."

13 Agustus 1917 anak-anak tidak bisa datang ke Cova karena mereka semua digiring ke pengadilan oleh penguasa daerah setempat. Mereka diancam akan dimasukkan ke dalam minyak panas. Anak-anak dijebloskan ke dalam penjara selama 2 hari. Pada tanggal 19 Agustus Bunda Maria menampakkan diri pada saat anak-anak sedang menggembalakan ternak mereka di Valinhos.

"Berdoalah, berdoalah dan bawalah banyak korban bagi orang berdosa. Sebab betapa banyak yang masuk api neraka karena tidak ada yang berdoa dan berkorban bagi mereka."

13 September 1917 Bunda Maria mendesak lagi tentang betapa pentingnya doa dan kurban. Ia juga berjanji akan datang bersama St. Yusuf dan Kanak-kanak Yesus pada bulan Oktober nanti.

"Dalam bulan Oktober aku akan membuat suatu tanda heran, agar semua orang percaya."

13 Oktober 1917 Bersama anak-anak, sekitar 70.000 orang datang ke Cova untuk menyaksikan mukjizat yang dijanjikan Bunda Maria. Pagi itu hujan deras turun seperti dicurahkan dari langit. Ladang-ladang tergenang air dan semua orang basah kuyub. Menjelang siang, Lucia berteriak agar orang banyak menutup payung-payung mereka karena Bunda Maria datang.

Lucia mengulangi pertanyaannya pada penampakan terakhir ini, "Siapakah engkau dan apakah yang kau kehendaki daripadaku?" Bunda Maria menjawab bahwa dialah Ratu Rosario dan ia ingin agar di tempat tersebut didirikan sebuah kapel untuk menghormatinya. Ia berpesan lagi untuk keenam kalinya bahwa orang harus mulai berdoa Rosario setiap hari.

"Manusia harus memperbaiki kelakuannya serta memohon ampun atas dosa-dosanya."

Kemudian dengan wajah yang amat sedih Bunda Maria berbicara dengan suara yang mengiba:

"MEREKA TIDAK BOLEH LAGI MENGHINA TUHAN YANG SUDAH BEGITU BANYAK KALI DIHINAKAN."

Bunda Maria kemudian pergi ke pohon oak sebagai tanda penampakan berakhir. Awan hitam yang tadinya bagaikan gorden hitam menyingkir ke samping memberi jalan matahari untuk bersinar. Kemudian matahari mulai berputar, gemerlapan berwarna-warni, berhenti sejenak dan mulai berputar-putar menuju bumi. Orang banyak jatuh berlutut dan memohon ampun. Sementara fenomena matahari terjadi, ketiga anak melihat suatu tablo Keluarga Kudus di langit. Di sebelah kanan tampak Ratu Rosario. Di sebelah kirinya St. Yosef menggandeng tangan Kanak-kanak Yesus dan membuat tanda salib tiga kali bagi umatnya. Menyusul visiun yang hanya tampak oleh Lucia seorang diri: Bunda Dukacita bersama Tuhan berdiri di sampingnya dan Bunda Maria dari Gunung Karmel dengan Kanak-kanak Yesus di pangkuannya. Matahari meluncur seolah-olah akan menimpa orang banyak, tiba-tiba ia berhenti dan naik kembali ke tempatnya semula di langit. 70,000 orang yang berkerumun di Cova itu menyadari bahwa pakaian mereka yang tadinya basah kuyub oleh hujan lebat, tiba-tiba menjadi kering. Demikian pula tanah yang tadinya becek dan berlumpur akibat hujan tiba-tiba menjadi kering. Mukjizat matahari selama 15 menit itu disaksikan bukan hanya oleh orang-orang di Cova da Iria saja, tetapi juga oleh banyak orang di sekitar wilayah itu sampai sejauh 30 mil.

Sumber: 1. Maria dari Fatima, Rm Petrus Pavlicek OFM - Wina; 2. AVE MARIA No. 10 September 1997; diterbitkan oleh Marian Centre Indonesia
Diperkenankan mengutip / menyebarluaskan artikel di atas dengan mencantumkan: “disarikan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya”



✥ Instaurare Omnia in Christo ✥

29.9.17

Kata Katholik

VOXRATEWATI.Com.
Dikutip dari Katholik..
KATA "KATOLIK" ADA DALAM KITAB SUCI

Bapa Gereja awal yang pertama kali menggunakan istilah GEREJA KATOLIK adalah St. Ignatius dari Antiokia. Beliau menurut tradisi Kristen adalah murid St. Yohanes Rasul dan beliau juga seorang anak yang pernah dipangku oleh Tuhan Yesus dalam Markus 9:36.

Kutipan dari tulisan St. Ignatius dari Antiokia kepada Jemaat di Smirna:

Wherever the bishop appears, let the people be there; just as wherever Jesus Christ is, there is the Catholic Church" (Letter to the Smyrneans 8:2 [A.D. 110]).

"Di mana ada uskup, hendaknya umat hadir di situ, sama seperti di mana ada Yesus Kristus, Gereja Katolik hadir di situ."

Hal ini secara tidak langsung menunjukkan bahwa sebelum masa St. Ignatius, istilah "Gereja Katolik" telah digunakan sebagai nama Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus di ayat berikut.

Mat 16:18
Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan GEREJA-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Mt 16:18
kagw de soi legw oti su ei petroV kai epi tauth th petra oikodomhsw mou thn EKKLHSIAN kai pulai adou ou katiscusousin authV (Perjanjian Baru Yunani - Stephanos 1550)

Mt 16:18
And I say also unto thee, That thou art Peter, and upon this rock I will build my CHURCH; and the gates of hell shall not prevail against it.

Catatan: Lembaga Alkitab Indonesia mencantumkan kata "Jemaat" pada Mat 16:18. Namun, hal ini adalah sesuatu yang tidak tepat karena yang benar seharusnya "Gereja". Bisa dilihat di terjemahan Bahasa Inggris terdapat kata "CHURCH". Jadi saya ganti kata "Jemaat" dengan "Gereja".

Nah, sekarang bisa kita lihat dengan jelas bahwa Tuhan Yesus mendirikan Gereja-Nya di atas Sang Batu Karang (St. Petrus).

Selanjutnya, di manakah letak kata "Katolik" yang merupakan nama Gereja yang didirikan oleh Tuhan Yesus? Di sinilah kita bisa melihatnya.

Kis 9:31
Selama beberapa waktu Gereja di seluruh Yudea, Galilea dan Samaria berada dalam keadaan damai. Jemaat itu dibangun dan hidup dalam takut akan Tuhan. Jumlahnya makin bertambah besar oleh pertolongan dan penghiburan Roh Kudus.(Cat: "Jemaat" diganti jadi "Gereja")

Acts 9:31
So the church throughout all Judea and Galilee and Samaria had peace and was built up; and walking in the fear of the Lord and in the comfort of the Holy Spirit it was multiplied.

Kis 9:31
μεν ουν εκκλησια καθ ολης της ιουδαιας και γαλιλαιας και σαμαρειας ειχεν ειρηνην οικοδομουμενη και πορευομενη τω φοβω του κυριου, και τη παρακλησει του αγιου πνευματος επληθυνοντο.

atau ini saja, terjemahan berbahasa Yunani yang lebih enak dibaca.

Acts 9:31
ai men oun ekklhsiai kaq olhV thV ioudaiaV kai galilaiaV kai samareiaV eicon eirhnhn oikodomoumenai kai poreuomenai tw fobw tou kuriou kai th paraklhsei tou agiou pneumatoV eplhqunonto (Perjanjian Baru Yunani - Stephanos 1550).

Perhatikan ekklhsiai kaq olhV pada Kitab Suci berbahasa Yunani. Nah, kata tersebut kira-kira berbunyi "Ekklesia Katha Holos" yang diterjemahkan di Inggris menjadi "the church throughout all," dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi "Gereja di seluruh."

"Ekklesia" adalah "Gereja"
"Katha Holos" adalah asal dari kata "Katolik"
"Ekklesia Katha Holos" = "Gereja Katolik"

Bukti lebih lanjut:
1. "The word Catholic is derived from the Greek adjective καθολικός (katholikos), meaning "universal"... (Kutipan dari http://en.wikipedia.org/wiki/Catholic ).

Terlihat bahwa bahasa Yunani dari kata "Katolik" adalah "καθολικός" bandingkan dengan yang di Kis 9:31, "καθ ολης". Bisa dilihat kesamaan hurufnya. Tidak sama persis karena masalah gramatikal. Yah, kurang lebih seperti perbedaan penggunaan "you" dengan "your".

2. http://dictionary.reference.com/browse/catholic
[Middle English catholik, universally accepted, from Old French catholique, from Latin catholicus, universal, from Greek katholikos, from katholou, in general : kat-, kata-, down, along, according to; see cata- + holou (from neuter genitive of holos, whole. See sol- in Indo-European Roots).]

Lihat yang digarisbawahi. Dikatakan kata-kata tersebut berasl dari kata yunani "katholikos" yang berasal dari kata "katholou" dan kata ini berasal dari "kata" + "holou".

3. Terjemahan dari kata per kata dari frasa "throughout all" yang ada pada Kisah 9:31 dari Bahasa Yunani ke Bahasa Inggris.

*Original word: katav
Transliterated Word: Kata
Definition:
1. down from, through out
2. according to, toward, along
http://www.biblestudytools.com/lexicons/greek/kjv/kata.html

*Original word: o&loß
Transliterated Word: Holos
Definition:
1. all, whole, completely
http://www.biblestudytools.com/lexicons/greek/kjv/holos.html

Dengan melihat bukti di atas, dapat disimpulkan bahwa Kata "Katolik" itu ada di dalam Kitab Suci dan merupakan nama dari Gereja yang didirikan Tuhan Yesus Sendiri di atas St. Petrus.

Semoga note ini bisa menambah pengetahuan saudara/i sekalian sekaligus semakin meneguhkan iman saudara/i kepada Tuhan kita Yesus Kristus di dalam Gereja-Nya, yaitu Gereja Katolik.

Sumber: http://www.indonesianpapist.com/2010/07/kata-katolik-ada-dalam-kitab-suci.html

✥ Instaurare Omnia in Christo ✥

25.9.17

Jadilah Lilin Kecil Dalam Kegelapan

VOXRATEWATI.Com from Kristen Katholik

Sapaan Pagi dari Kota Kelahiran Tuhan Yesus, Betlehem di Palestina :

"JADILAH LILIN KECIL DALAM KEGELAPAN.:

Ketika berada di atas tanah kelahiran Yesus dan tempat dimana Tuhan pernah menapakkan kaki-Nya mka sabda dan kehadiran-Nya terasa sangat dekat di telinga terutama di hati.

Pagi ini kudatangi para sahabat dan membisikkan sabda Tuhan utkmu; "Setiap orang yg menyalahkan pelita akan menempatkan di atas kaki dian agar terangnya menerangi seisi rumah." ( Luk.8: 16-18)

Di sekitar kita masih ada banyak orang yang entahkah karena salah pergaulan atau karena pilihan dan keputusan pribadi berada dalam kegelan ( kejahatan dan dosa2). Karena itu, setiap orang diutus untuk menyalakan atau menjadi pelita bagi sesamanya agar dapat menerangi mereka, menemukan jalan kembali kepada Tuhan.

Teringatlah aku akan kata2 bijak, "daripada mengutuk kegelapan maka lebih baik menjadi lilin kecil." Jika setiap orang mau menjadi lilin kecil mka kegelapan (kejahatan dan dosa) akan lenyap dan sirna). Hari ini berjuanglah utk menjadi lilin atau melakukan sekecil apa pun kebaikan bagi sesamamu. Engkau pasti bisa melakukannya.

Dari kota suci kelahiran Tuhan Yesus, Betlehem,  kusampaikan salam, doa dan berkatku untuk para sahabat.

Selamat beraktivitas utk para sahabat dan keluarga.(Rinnong - Duc in Altum)

23.8.17

Temu Sai Rio Gheta Tiwu Sora Gola Gagi: Tiwu Eo Pire Dapi Bhisa (Tugasoki-Ekoae)


Foto insert: Ana mamo Siga Rembu nebu rio leka tiwu Sora Gola Gagi




Pele pata ata du'a nosi:

Ulu diga eko bina, Pere sare one pawe.Nebo dau deka leka deko, eo raki dau ngoa rasi, we'e diga ngere nenu sina, we,e bara ngere pingga jawa. powo sai kopo, tena sai kasa, we'e nua mo'o tu'a keka mo'o maku.Kaju aje ma'e poka pate, we'e ule age ma'e rembu sawe, ki kapa ma'e jengi, kuru tu'u ma'e dutu, ola mbura nora sa gili ola, poka toa ma'e tau ngura luja, titi oto ma'e tiko wolo, ta'u kora bere tiko bege, melo mbebho tiko ela. Gaga bo'o kewi ae, nuwa kea nuwa kena, keta ngere kobe, ngga ngere leja...Pati ngai kita sia ngere leja Siga, rade kita mbara ngere wula ja.

Ola peta dela atau pele pata leka ata du'a welu, we tau na'u nena leka kita ana mamo, we'e jaga nua ola, kita mera leka nua, no kema leka ola..kita we ngai tei leka Ngga'e pati, no leka Du'a eo welu. Du'a gheta lulu wula, Ngga'e ghale wena tana..

Hubungan kai no'o ola tuli gheta, kami mo nosi leka ola jaga kita ghea Tiwo sora atau Ae Tiro Gola Gagi...

Ae Tiro Gola Gagi

Kita masa-masa ana mamo eo Siga Rembu, mera leka tana Ratewati.Nosi no'o ola jama eo maju sawe, Kita muri mera no hand phone eo bheni, ghala pera pati gamba Ae Tiro Gola Gagi we ata eo bebo tau mbe'o, terutama ana lo'o du'a ngara kita. Kami terima kasi bhondo leka ebe aji, eo deki dowa gharu nua Tugasoki tau gheta ulu ae..Ele si iwa ulu ae pu'u tapi, leka Ae Tiro gola Gagi gharu nebu na jadi dowa ulu ae tau minu ka no lau nua Tugasoki - Ekoae. 

Dema miu mbana no gheta nu'a ada, du gheta ulu Ae Tiro Gola Gagi kami rina leka dua ngara kita...kita jaga we ae ngala bersih we tau minu ka.Latu ola kema mbana kita tau rusa rasa ulu ae gharu antara lain:

Kita rio rasi leka one tiwu tiro atau tiwu sora Gola Gagi.Dema kita rio   rasi one tiwu berarti ae kebu dhemu.Ibarat ae eo rasi lima gha'i lima  Kita wiki tau pedhe nasu atau minu ka.

Kita eo ngonggo ngoa no kura, keba, ana mbo, mongga, kembi, kita gae pesa ka mbana ngoka soa dengan cara welu no'o oba..Ola meko Kema kita ghera na iwa bheni, tau rusa rasa lingkungan ae..jadi ae iwa bersi. Dema fonga mo pesa ka kura keba, kita soa, atau ngoka we, ndu leka ata du'a pera, embu welu mamo moi.

Leka eo tuli na aku iwa si mo jaga lara, oa penda atau bheri denda ebe aji, ka'e sa iwa, menga aku mo nosi we, we,e tana watu kita tu'a, ma'e tau ghura luja.Tana watu tu'a do du'a kita tau, iwa sa ata mangu lau laja ghawa sa iwa.Dema miu rasa ola nosi na molo, pera si leka aji Ka'e kita na..nosi mbe'o gare keku..Seru ma'e ria waka ma' e tu'a..we muri pawe kita sare, we kema kita gena ghewi kita sai..

Salam Ana Mamo Siga Rembu Ratewati.

19.8.17

Kisah Nick Vujicic

VOXRATEWATI.Com.
Berapa Gaji Nick Vujicic per Jam ?
Oleh:John Guan



Nick Vujicic dibayar USD 150.000 per 2 jam.

Siapa yang tak kenal motivator sekaligus Inspirator kelahiran benua Australia.Pemuda Cacat Fisik usia 34 th (tanpa lengan dan kaki ini) Mengispirasi orang di dunia. Sudah 2 kali datang ke Indonesia.

Terakhir diundang oleh sebuah perusahaan asuransi asing di Bali dengan Bayaran USD 125.000-150.000 per 2 jam. Hampir 2 Milyar.. Fantastic !!

Ada sahabat yang kebetulan menyaksikan seminar Nick di Bali awal Maret kemarin. Kami berdiskusi. Saya nyeletuk. " wah enak benar yah jadi motivator hanya bicara 2 jam bisa dapat 2 milyar " sambil bercanda.

Tapi teman saya menimpali dengan agak serius. Dan bertanya balik, "Apa kamu mau melalui "proses" untuk mencapai 2M selama 33th ? " kata dia.

Masa kecilnya yang keras, penuh hinaan, dibully, diinjak, diremehkan dan direndahkan. Kamu benar-benar mau mendapatkan 2 Milyar tanpa tangan dan Kaki...?

Saya diam sebentar, pikiran benar-benar di sentil oleh jawaban balik.

Ternyata dalam kehidupan sehari hari, secara sadar saya pun kerap melakukan hal yang bisa sama.

Rumput dihalaman tetangga lebih hijau. Ketika melihat orang sukses kita selalu berkata, betapa enaknya ya hidup mereka sekarang, punya banyak uang berlimpah, aset yang banyak, hidup yang serba kecukupan.

Kita mudah memakai "HUKUM PEMBANDING" akibatnya bukan rasa bersyukur yang diharap, tapi bisa jadi rasa iri yang menyelinap di hati.

Kerap kita hanya melihat saat orang ada di puncak, tapi tak pernah tau kapan mereka mulai merayap dan merangkak.Orang mudah melihat senyum yang lepas tanpa melihat air mata dan keringat yang diperas.

Kita menginginkan keberhasilan orang tapi kita tak berani bayar harganya

"Jika Anda hanya INGIN sukses tapi malas dan mudah menyerah. lebih baik jangan bermimpi ! "

So, BERMIMPILAH UNTUK SUKSES TERTINGGI & BANGUN !
DO ACTION ACTION

6.8.17

Anak sakit tak harus ke dokter

VOXRATEWATI.Com.
ANAK SAKIT TAK HARUS KE DOKTER.

10 tips yang jarang dilakukan orang tua ketika anaknya sakit. Oleh (+) dr.Ryan Thamrin

Dr Ryan Thamrin

1. Demam

Untuk mengatasi demam pada anak berikan baju tipis, kompres air hangat, balur tubuh dengan bawang merah, berikan madu dan air kelapa muda.

2. Pilek dan hidung tersumbat

Hirup uap air panas yang ditetesi minyak telon/minyak kayu putih. Jaga ruangan kamar agar tetap lembab dengan mematikan AC dan menyiapkan ember yang berisi air panas yang ditetesi minyak telon di sudut kamar. Untuk bayi bisa ditempeli di pelipisnya pala bubuk yang ditetesi minyak telon.

3. Batuk

Untuk mengatasi batuk pada anak bisa diberikan jeruk nipis dan madu, atau bunga belimbing ditambah madu, atau kencur yang diperas dan diberi madu.

4. Sakit tenggorokan

Ketika terjadi sakit tenggorokan anak akan cenderung susah makan karena sakit untuk menelan makanan. Untuk anak yang sudah besar bisa berkumur menggunakan air hangat yang dicampur dengan garam, air garam mampu membunuh kuman dan mencegah peradangan. Meminum air hangat dengan perasan jeruk nipis dan madu mampu mengobati sakit tenggorokan akibat peradangan.

5. Diare

Ketika menghadapi anak diare yang harus dilakukan adalah member minum sebanyak-banyaknya untuk menggantikan cairan yang keluar sehingga tidak terjadi dehidrasi. Bisa diberikan oralit campuran air, garam dan gula. Daun jambu biji muda juga dipercaya mampu mengatasi diare. Lakukan diet BRATY (banana, rice, applesauce, toast=roti, yogurt).

6. Sariawan

Sariawan pada anak bisa disebabkan oleh kuman dan kurangnya kebersihan mulut, untuk mengatasi sariawan bisa menggunakan daun saga yang ditumbuk dan ditetesi madu lalu ditempelkan pada sariawan.

7. Cacingan

Cacingan banyak dialami oleh anak-anak, selain menggunakan obat cacing ternyata ada cara alami yang bisa digunakan untuk membunuh cacing dalam perut yaitu petai, kandungan belerang dan tannin pada petai mampu membunuh cacing dalam perut dan mengeluarkannya melalui tinja anak.

8. Mengobati luka lecet

Dari yang tersayat pisau saat memotong bahan-bahan makanan di dapur, atau lecet karena terjatuh bisa disembuhkan dengan madu. Selain kaya nutrisi, madu murni juga berkhasiat sebagai desinfektan. Oleskan sedikit madu murni pada bagian yang luka, diamkan selama beberapa menit lalu ulangi mengoleskannya beberapa kali dalam sehari.

9. Bisul

Untuk mengatasi bisul pada anak bisa menggunakan daun bayam duri yang digiling dan ditambahkan madu lalu tempelkan pada bisul. Setelah bisul kering oleskan putih telur dan madu untuk menghilangkan bekas bisul sehingga kulit mulus kembali.

10. Mengatasi anak susah makan

Untuk mengatasi anak susah makan berikan herbal berupa temulawak, temulawak mampu merangsang nafsu makan pada anak.

Semoga bermanfaat, silakan share!

3.8.17

Hidup Positif

VOXRATEWATI.Com
. By @Fb Boby sanjaya
*RENUNGAN PAGI TTG HIDUP*                        

*Hidup positif itu*....
▫Membina, bukan menghina.
▫Mendidik, bukan 'membidik'
▫Mengobati, bukan melukai.
▫Mengukuhkan bukan meruntuhkan.
▫saling menguatkan, bukan saling melemahkan.

*Hidup positif itu...*
▫Mengajak, bukan mengejek.
▫Menyejukkan, bukan memojokkan.
▫Mengajar, bukan menghajar.
▫Saling belajar, bukan saling bertengkar.
▫Menasehati, bukan mencaci maki
▫Merangkul, bukan memukul.
▫Mengajak bersabar, bukan mengajak saling mencakar.

*Hidup positif itu.*..
▫Argumentative, bukan provokatif.
▫Bergerak cepat, bukan sibuk berdebat.
▫Realistis, bukan fantastis.
▫Mencerdaskan, bukan membodohkan.
▫Menawarkan solusi, bukan mengintimidasi.
▫Berlomba dalam kebaikan, bukan berlomba saling menjatuhkan.
▫Mengatasi keadaan, bukan meratapi kenyataan.

*Hidup positif itu..*.
▫Suka berhikmat, bukan mahir mengumpat.
▫Menebar kebaikan, bukan mengorek kesalahan.
▫Menutup aib dan memperbaikinya, bukan mencari² aib dan menyebarkannya.
▫Menghargai perbedaan, bukan memonopoli kebenaran.
▫Mendukung semua program kebaikan, bukan memunculkan keraguan.

*Hidup positif itu...*
▫Memberi senyum manis, bukan menjatuhkan vonis.
▫Berletih-letih menanggung problema umat, bukan meletihkan umat.
▫Menyatukan kekuatan, bukan memecah belah barisan.
▫Kompak dalam perbedaan, bukan ribut mengklaim kebenaran.
▫Siap menghadapi musuh, bukan selalu mencari musuh.

*Hidup positif itu...*
▫Mencari teman, bukan mencari lawan.
▫Melawan kesesatan, bukan mengotak atik kebenaran.
▫Asyik dalam kebersamaan, bukan bangga dengan kesendirian.
▫Menampung semua lapisan, bukan memecah belah persatuan.
▫Mengatakan: "aku cinta kamu", bukan "aku benci kamu"

*Hidup positif itu...*
▫Kita mengatakan: "Mari bersama kami" bukan "Kamu harus ikut kami".
▫"Habis berapa ?" bukan "Dpt berapa ?"
▫"Mendatangi" bukan "Menunggu Dipanggil"
▫"Saling memaafkan" bukan "Saling menyalahkan"

Semoga kita menjadi yang lebih baik dan bermanfaat utk orang banyak.

Salam 🤝 Wara Cypriano

31.7.17

Holy Gospel 31st July 2017

VOXRATEWATI.Com. By Wara Cypriano
Monday 31st July 2017

Today's Holy Gospel of Jesus Christ according to Saint Matthew 13:31-35.

Jesus proposed a parable to the crowds. "The kingdom of heaven is like a mustard seed that a person took and sowed in a field.
It is the smallest of all the seeds, yet when full-grown it is the largest of plants. It becomes a large bush, and the 'birds of the sky come and dwell in its branches.'"
He spoke to them another parable. "The kingdom of heaven is like yeast that a woman took and mixed with three measures of wheat flour until the whole batch was leavened."
All these things Jesus spoke to the crowds in parables. He spoke to them only in parables,
to fulfill what had been said through the prophet: "I will open my mouth in parables, I will announce what has lain hidden from the foundation of the world."

"The Word Of The Lord"

May the Lord Jesus Christ showers His choicest Blessings and Miracles upon you and your beautiful family. 🙏🏼😇 ❤️

20.7.17

Menerima apa yang salah dengan cara yang benar

MENERIMA APA YANG SALAH
DENGAN CARA YANG BENAR
Oleh Rm Antonio Joko Susanto

Adam mempersalahkan Hawa saat TUHAN mempertanyakan kenapa dia memakan buah pengetahuan yg jelas² sudah di larang.

Pernahkah kita mempersalahkan orang lain atas kesalahan yang kita perbuat?

Atau mempersalahkan orang lain atas masalah yg kita alami?

Mungkin kita berpikir,
Kalo dia tidak begitu,
aku pasti tidak akan begini !!!

atau Ini semua karena dia,
m a k a aku jadi begini !!!

Tanpa kita sadari kita membuat alasan²,
entah itu untuk menarik simpati orang lain atau untuk melarikan diri dari rasa bersalah.

Orang lain mungkin melakukan apa yg kita anggap salah,
t a p i jangan biarkan kita terjebak dgn pelampiasan yg justru menghancurkan diri sendiri.

Seseorang bisa saja menghancurkan anda,
t a p i jangan jadikan itu alasan untuk membenarkan anda menyakiti perasaan orang lain.

Belajarlah memegang Prinsip Kasih setiap waktu,
setia mendoakan mereka yg menyakiti kita.

Ingatlah,
TUHAN itu tidak pernah tertidur !!!

Tak ada satupun perbuatan manusia yg luput dari mata-NYA.

Setiap orang akan menerima upah sesuai yg di kerjakannya,

Setiap orang juga akan menuai sesuai apa yg di taburnya.

Mari belajar dewasa & menerima apa yg salah dgn cara yg benar.

Jika kita Hidup dgn PENGERTIAN,
m a k a kita belajar SABAR.

Jika kita Hidup dgn MOTIVASI,
m a k a kita belajar PERCAYA DIRI.

Jika kita Hidup dgn PERHATIAN,
m a k a kita belajar MENGHARGAI.

Jika kita Hidup dgn KEJUJURAN,
m a k a kita belajar ADIL.

Jika kita Paham dgn PERUBAHAN,
m a k a kita belajar BIJAKSANA.

Jika kita dapat MENGHARGAI orang lain,
m a k a kita belajar menemukan CINTA di dunia ini.

Goϑ ϐlešš Yoυ